Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

DIBAWAH NAUNGAN SANG REMBULAN

HIDUP DIBAWAH NAUNGAN SANG REMBULAN Disaat gelap pilu datang menghampiri Kecewa dg kilauan indah dari sang bintang Sang rembulan pun berkata Redup bukan berarti penakut Terang belum tentung benderang Karena nya Ingin ku dekap sosok rembulan Yg selalu memberi sinar hangatnya padaku Meski ku iri dg bintang Yg selalu memiliki banyak teman dan bisa bersinar bersamaan Tapi rembulan selalu berbisik padaku Sang bintang tidak ada jika kau tak hadir Dan aku pun tak ada jika kau tak datang Tapi aku jg merasa kedatanganku hanya menutup cahaya yg sangat terang Yaitu matahari Mungkin aku sangat iri dengan matahari Yg bisa menyinari seluruh bumi dg sangat terang Tapi bulan berkata lagi kepadaku Jikau kau tidak ada maka bumi akan terbakar Laut akan kering,tumbuhan akan mati Dan manusia pun akan kepanasan Kenapa setiap aku iri sang rembulan selalu saja menasehatiku Akhirnya aku sadar Kehadiranku diciptakan oleh sang kuasa,untuk membuat makhluk hidup bisa beristirahat Bisa memberikan mereka ketenangan ...

Puisi untuk Bapak

Teruntuk bapak Aku masih ingat saat diriku kecil Saat kecil aku sangat dekat denganmu Aku selalu mencarimu dikala kau pergi kerja Karena disaat kecil kau lah yg menuruti semua yg aku inginkan Dan kaulah pelindungku dikala mama marah Tapi kini ku sudah dewasa Ku akui saat dewasa ku tak lagi dekat denganmu Tapi kaulah yg selalu berkerja keras Kau juga selalu berdoa dikala aku tidur Kaulah yg selalu membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan keluarga Dan kaulah yg selalu ada untukku disaat ku butuh sesuatu Bapak aku ingin menjadi pekerja keras sepertimu Aku ingin kelak semua usahamu utk membesarkanku bisa kau lihat Aku ingin kelak kau melihatku mencapai cita²ku Terima kasih bapak atas semua yg sudah kau berikan,karena mu aku bisa menuntut ilmu sampai ke jenjang ini Aku tau kau ingin anakmu ini kuliah Dan saat kelulusan tiba aku ingin pergi ke kuliah yg sangat aku inginkan yaitu ITB Meski kau tak bisa menemaniku,aku akan usaha sekeras mungkin agar aku bisa masuk ke ITB pak Penuh sayang an...

Puisi untuk IBU

Teruntuk ibu Ibu saat ku masih kecil aku bukanlah anak yg dekat denganmu Bahkan saat aku kecil aku sangat membuatmu kewalahan krn kenakalanku Karena itu kau selalu mendidikku dg keras Selalu memarahi aku jika aku salah Bagiku saat kecil kau sangatlah galak Sesosok orang yg sangat kutakuti Sampai² kalau kau marah aku bilang ke mbah huti Tapi kini aku sudah dewasa Saat dewasa aku lebih dekat denganmu Karena setelah memiliki adik kau tdk begitu galak Dan kau selalu sabar dg perkataan dan perbuatanku yg terkadang tak mengenakkan Ibu maafkan aku yg selalu menyusahkanmu,selalu membentakmu Meskipun aku telah membuat tulisan ini perbuatan itu pasti akan terjadi lg Dan ibu terima kasih kau telah mendidikku sampai sekarang ini Telah mendidikku dg sabar Telah mendidikku menjadi seseorang yg beriman dan sabar Dan kau selalu mendukung apapun yg ingin kucapai Mungkin saat ini aku hanyalah orang yg membebanimu Tapi kelak aku ingin kau melihat anakmu yg manja,yg cuma anak rumahan ini Bisa menggapai pu...